Maka berbahagia lha para anak2 yang terlahir di jaman dahulu, dimana susu formula belum muncul di Bumi Kita Kartini..hehehe
Mengapa saya katakan begitu, oleh karena tak ada susu formula, maka orangtua - orangtua dahulu mempercayakan ASI sebagai satu - satunya makanan pokok bayi, minimal hingga 6 bulan pertama. Hingga kemudian sang bayi dikenalkan pada makanan padat tetapi masih sering dibarengi ASI--> talk about ASI lagi nehh
Tak terasa Faqih telah berumur 1 tahun 9 bulan, dan sekarang sudah memasuki tahap penghentian ASInya, agak sedih juga sih, soalnya kalo siap - siap mau bobok pasti cari Ummi dulu, dan nuntut for ASI. Penghentian Asi-nya pun dilakukan tidak berhenti total, tapi disaat - saat tertentu, berangsur - angsur satu hari gak, setelah itu berlanjut 2 hari gak. Supaya saya dan Dia juga melatih diri.
So, tiap malam latest days, kayak gencatan perang aj bawaannya. Soalnya sudah protes - protes kalo dy cari Umminya. Sementara Ummi masih asik aj ngerjain other things. Kayak fesbuk..xixixixi
Faqih yang nyenyak boboknya yah..Ntar ak nemenin koq...cuman nemenin yah
xixixixi
Harapan itu punah sudah saat saya terkena cacar air. Anakku terpaksa dititipkan ke tante nya, demi kebaikan dia
Meskipun faqih baru berumur 1 tahun 5 bulan, Faqih masih tetap mendapatkan ASI hingga tadi malam, saat saya belum tahu kalau sedang kena cacar air. Karena Faqih masih berumur setahun itu, akhirnya dia kuungsikan untuk beberapa hari.
Sedih sekali akhirnya harus berpisah dengannya, rindu canda tawanya, naik ke punggungku, atau menarik - narik tangan minta diajak main, atau saat sedang bermain sembunyi - sembunyi.
Pernah, saat dia sedang mencari Ummi, dia berlari masuk ke dapur, tapi didengarnya suaraku yang berasal dari dalam kamar. Tapi karena usil, Ummi pun sembunyi, eh bagaimanapun susahnya sembunyi (maklum udah gede) masih aja kedapatan ama Faqih.
Kadang - kadang malah kayak gini, pas lagi asyik - asyik nulis di blog, tiba - tiba datang menggelayut mencari perhatian, jika tidak laptop yang jadi sasarannya, dan tidak akan tinggal diam hingga keinginannya terpenuhi.
Keinginan awalnya pengin kasih asi eksklusif selama 2 tahun, tapi yah apa mau dikata?? Daripada ntar ketularan cacar, yah mending cepat - cepat diungsikan, kasian deh!
Tapi hasil telpon - telpon tadi sore, katanya have fun aja di Bulurokeng (rumah tantenya) soalnya emang banyak anak - anak disana. Dan dia senang aja jadi objekan permainan anak anak sekitar itu.
Entahlah kalau sudah malam, apa dia bakalan cari ummi yah???
Jadi ingat 2 hari yang lalu. Saat dia tertidur di keranjang. Ceritanya gini, Ummi lagi ganti seprei, ternyata dia udah ngantuk berat pengen bobok. Berbagai usaha dilakukannya untuk menarik perhatian Ummi, tapi karena saya asik aja membersihkan, jadi aku cuekin aja. Gak selang berapa lama, seprei pun sudah tergantikan dan siap untuk ditiduri!!! Eh, Amril ngetuk2 pintu bawa keranjang yang isinya ada bantal dan FAQIH, wakakakaka....Ternyata, dia bobok di keranjang, trus oleh si Amril keranjang diayun - ayun hingga my little bos ini akhirnya tertidur dengan aman.
Faqih..Ummi miss you, hari ini apa lagi gaya barumu yah???
Ummi rindu Faqih
How's great breastfeeding now in Bandung has Perda bo'!!!
Emang sih gak ada yang lebih baik dari ASI, bahkan sebisa mungkin 6 bulan pertama anak bayi harus dapat ASI eksklusif.
Mengusik nurani Ibu aku lagi nih.
Beberapa bulan yang lalu, saat berita lagi gencar2 nya memberitakan harga susu yang semakin melonjak. Salah satu yang diwawancarai yakni seorang istri buruh yang sangat keberatan dengan harga susu saat itu. Aduh, sedih sekali sudah gaji suaminya yang pas - pasan musti beli susu yang kemahalan lagi. Sementara anaknya juga masih kecil. Pengen deh kasi tau makanya pake asi dong anaknya. Yah, klo emang gak ada duit juga gak usah dipaksain deh musti beli susu kan. Udah tau susah, malah cari kesusahan lagi!! betul2 warga indonesia sekarang.
Maunya gizi tercukupi dengan membeli susu,padahal gizi yang sebenarnya ada dalam ASI. Wahai kaum ibu - ibu berhenti lah mencari - cari alasan, dengan alasan asi nya kurang lah, pekerjaan kantor numpuk lha sampe gak sempat kasi asi, ato (maaf) payudara nya kecil, duhhh itu semua alasan yang dibuat2 deh. Emang jaman dulu, nenek - nenek kita udah kenal & kasi susu botol ama orangtua - orangtua kita sebenarnya?? Enggak kan, tapi toh orangtua - orangtua dulu malah lebih kuat fisik dan ototnya daripada kaum muda jaman sekarang yang lebih ringkih!
Nah, itu semua kan hasil ASI lho.
Never been a victim a product yang sungguh menyesatkan. Susu diperkaya ini lah, kandungan gizi inilah. ASI is the best product, Syukurilah nikmat Allah dengan menyusui ("Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin meenyempurnakan penyusuan..." QS. Al Baqoroh: 233)
Satu ilmu yang berguna bagi para ibu, hendaklah saat menyusu dilakukan dengan ikhlas hanya karena Allah SWT, dan diniatkan anak tersebut kelak menjadi penerus agama tauhid. Sehingga ASI sendiri membawa berkah bagi orangtua terlebih bagi sang anak, calon pemimpin masa depan bangsa.
Amin